logo pspp
Aviation Security

Aviation Security Perempuan Apakah bisa?

Aviation Security – Sebelum kita membahas apakah perempuan bisa menjadi AVSEC? Mari kita bahas lebih detail lagi apa itu AVSEC. Aviation Security merupakan petugas keamanan yang bertugas di bandara. Tidak hanya menjaga keamanan, tugas AVSEC lainnya seperti membuat laporan ke atasan, memeriksa dokumen penumpang, memeriksa bagasi dan barang bawaan para penumpang terutama mengamankan barang terlarang yang dibawa penumpang sesuai dengan undang-undang. Ada juga tugas lainnya yaitu memeriksa dan memastikan keamanan awak pesawat dan juga memeriksa pengiriman cargo. Selain persyaratan yang ketat, AVSEC wajib menjalani pendidikan dan pelatihan di sekolah penerbangan untuk jurusan Aviation Security. Pada saat pendidikan akan diajarkan skill berkomunikasi dengan bahasa inggris, pengetahuan tentang mendeteksi barang terlarang, dan masih banyak lagi.

Wajib Memiliki Lisensi atau Surat Tanda Kecakapan Personal (SKP) Resmi

Memiliki lisensi atau SKP adalah syarat wajib untuk menjadi AVSEC. Cara mendapat Lisensi/SKP AVSEC kalian bisa mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan. Banyak sekolah penerbangan yang sudah bekerja sama dengan instansi tersebut, salah satunya adalah PSPP Penerbangan.

PSPP Penerbangan memiliki kelas jurusan Aviation Security dan sudah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan untuk menyelenggarakan Ujian Negara. Dimana nanti siswa AVSEC di PSPP ketika sudah selesai mengikuti pendidikan akan mendapatkan Lisensi atau Surat Tanda Kecakapan Personal. Untuk mengikuti pendidikan di PSPP Penerbangan kalian wajib untuk memenuhi persyaratan yang sudah di tentukan. Berikut persyaratannya :

Syarat-syarat Prodi AVSEC (Aviation Security)

1. TINGGI PUTRA MINIMAL 167cm dan PUTRI 163cm

2. USIA MAKSIMAL 24 TAHUN

3. BERAT BADAN PROPOSIONAL

4. KEDUA MATA NORMAL DAN TIDAK BUTA WARNA

5. BELUM PERNAH MENGALAMI PATAH TULANG

6. SEHAT JASMANI DAN ROHANI

Persyaratan tersebut menjadi seleksi awal untuk kalian bisa lolos mengikuti pendidikan AVSEC di PSPP Penerbangan, dan bisa mengikuti Ujian Negara yang diselenggarakan bersama Direktorat Jendaral Perhubungan. Karena persyaratan di PSPP Penerbangan sudah disesuaikan dengan persyaratan yang di tetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan.

Aviation Security perempuan apakah bisa? Jawabannya adalah BISA. Perempuan bisa bekerja menjadi AVSEC asalkan dapat memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan. Hal ini berlaku juga untuk perempuan yang berjilbab. Selain kewajiban di agama, prinsip dan persepsi masing-masing orang. Kalian merasa nyaman menggunakan jilbab saat bekerja, hal ini tidak menjadi larangan untuk menjadi AVSEC. Asalkan syarat dan lisensi terpenuhi, kalian bisa coba mendaftar rekruitmen Avation Security.

Sekolah Penerbangan Berlisensi Resmi PSPP Penerbangan

PSPP Penerbangan membuka pendaftaran setiap tahunnya angkatan Juni dan Desember. Berdiri sejak Maret 2010, PSPP sudah memiliki alumni lebih dari 6.000 siswa. Selain bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan untuk mengeluarkan lisensi atau Surat Tanda Kecakapan Personal, PSPP juga sudah banyak bekerja sama dengan perusahaan penerbangan dalam memberikan informasi seputar perekrutan kerja. Tetapi PSPP tidak memberi jaminan siswa setelah lulus langsung bekerja. PSPP Penerbangan hadir untuk menjembatani kalian dalam segi pendidikan dan hanya memberikan informasi seputar perekrutan kerja.

Untuk informasi lengkap tentang PSPP Penerbangan beserta info pendaftarannya, kalian bisa menghubungi Kak Asna di nomor 0822 1195 1972 (Call/WA). Demikian info seputar Aviation Security dari admin. Semoga bisa menjawab pertanyaan kalian dan bermanfaat tentunya. Terimakasih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Admin Pendaftaran

Kak Asna

082211951972

Ketentuan Pembayaran

Segala bentuk pembayaran baik pendaftaran, daftar ulang, & biaya pendidikan hanya kami terima di rekening BRI dengan nomor:

0098-01-002137-30-3

PSPP tidak bertanggung jawab apabila terjadi pembayaran diluar rekening tersebut dengan alasan apapun dan kami anggap tidak syah / belum membayar.